Musik dapat dikatakan sebagai sebuah bahasa simbolik. Musik merupakan sebuah bentuk yang bermakna (significant form). Makna tersebut adalah sesuatu yang diungkapkan melalui simbol. Musik merupakan objek rasa dengan melalui kecemerlangan struktur dinamikanya dapat mengungkapkan bentuk-bentuk pengalaman penting yang tidak dapat diungkapkan oleh bahasa. Dengan demikian tidak dapat diragukan lagi, bahwa musik bersifat simbolik. Melalui musik pula masyarakat Dayak memberikan pemaknaan tentang kebudayaannya yang terangkum dalam ide musikal mengenai alam pikiran, alam budi, tata susila, termasuk pula karya manusia.
Masyarakat Dayak mengenal alam nyata dan hubungan dengan alam gaib melalui simbol-simbol. Simbol tersebut merupakan ide-ide yang melambangkan maksud tertentu.3. Dalam kehidupan masyarakat Dayak, simbol-simbol yang dikomunikasikan merupakan konsep hubungan relegius antara manusi dengan Tuhan, manusia dengan alam gaib, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam nyata (lingkungannya) yang kemudian ditranspormasikan ke dalam musik yang mereka miliki. Apa yang digambarkan dapat dimengerti lewat musik tersebut, sehingga musik itu dapat dipastikan mengandung simbol-simbol sebagai pengejawantahan persepsi masyarakat tentang kehidupannya.